Penanganan Malaria

Penanganan MalariaPenyakit Malaria adalah suatu infeksi pada bagian dari sel darah yaitu infeksi pada sel darah merah. Ditularkan oleh nyamuk yang membawa parasit yang menyebabkan malaria. Apabila nyamuk pembawa parasit ini menggigit seseorang, maka parasit dapat masuk ke dalam darah orang tersebut.
Parasit tersebut bertelur, yang kemudian akan berkembang, melakukan replikasi sehingga menjadi banyak, dan parasit tersebut hidup dari sel darah sampai orang tersebut menjadi sakit. Jika tidak dilakukan pengobatan, malaria dapat sangat fatal sehingga berakibat pada kematian seseorang.

Penanganan Malaria

Penanganan Malaria

Penyakit Malaria

Dibawah ini ada beberapa hal yang perlu diketahui cara mengenali dan mengenali penyakit malaria.

Tempat berkembangbiaknya nyamuk malaria :

1. Galian pasir
2. Genangan air
3. Kaleng-kaleng bekas
4. Pakaian yang bergantungan dikamar
5. Rumput dan semak-semak ditepi saluran
6. Tambak ikan atau tambak udang yang tidak terurus.

Gejala Malaria

Gejala dan tanda yang umum terjadi pada penyakit malaria adalah :

1. Demam secara berkala
2. Menggigil
3. Berkeringat
4. Sakit kepala
5. Disertai dengan gejala khas daerah misalnya diare pada balita sakit atau sakit otot pada orang dewasa.

Penanganan Malaria

Sejak tahun 1683 malaria telah diatasi dengan getah dari batang pohon cinchona atau dikenal dengan nama kina yang sebenarnya beracun dan menekan pertumbuhan protozoa dalam jaringan darah. Saat ini malaria diobati dengan Penanganan Malaria :

  • Artesunate
  • Amodiaquine
  • Primaquin, atau
  • Tergantung jenis parasit dan resistensi parasit terhadap klorokuin.

Penggunaan dari obat malaria bertujuan untuk mencegah serta mengobati penyakit malaria. Penyakit malaria adalah penyakit dengan kasus berat dan sebaiknya jangan disepelekan. Penyakit ini menyerang beberapa negara. Jika Anda sedang melakukan bepergian pada daerah dengan potensi malaria yang tinggi, maka sebaiknya dianjurkan untuk minum obat sebelum Anda bepergian disaat Anda sedang berada pada tempat tujuan, dan setelah Anda pulang atau sampai dirumah membantu untuk mengurangi resiko dari terjadinya infeksi. Obat malaria yang Anda minum biasanya adalah tergantung dari :

  1. Penyebab parasit yang ada pada negara atau juga tempat yang Anda tuju
  2. Resistensi dari parasit malaria dengan jenis obat-obatan tertentu pada negara yang Anda tuju.
  3. Keadaan kesehatan tubuh anda. Misalnya apakah Anda seseorang yang lanjut usia, usia masih muda, sedang tidak sehat, sedang hamil atau juga mempunyai sistem kekebalan tubuh atau resistensi pada malaria.

Beberapa jenis obat-obatan yang bisa membantu menangani penyakit infeksi malaria adalah :

  1. Chloroquine
    Jenis obat ini merupakan salah satu obat malaria yang paling efektif dalam membantu mengobati terjadinya infeksi pada penyakit malaria akibat dari serangan parasit P. Ovale atau juga P. Malariae. Untuk membantu mencegah terjadinya kekambuhan infeksi yang diakibatkan karena kedua jenis parasit ini, maka Anda dianjurkan utnuk minum obat malaria chloroquine setelah Anda meninggalkan daerah yang Anda tujuu. Selain itu, obat Chloroquine ini juga berguna untuk membantu mengobati infeksi yang terjadi pada P. Falciparum dan juga P. Vivax yang terjadi pada daerah yang masih belum  dikonfirmasi resisten pada chloroquine.
  2. Coartem
    Coartem merupakan kombinasi antara dua obat artemeter dan juga jenis obat lumefantrine. Obat malaria ini biasanya digunakan untuk membantu mengobatu penyakit malaria yang disebabkan karena serangan P. Falciparum.

Selain memperhatikan jenis obat malaria yang hendak diminum, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :

  1. Anak-anak yang berat badannya kurang dari 15 kg dan tidak boleh melakukan kunjungan ke daerah dengan potensi malaria yang resisten pada obat malaria chloroquine.
  2. Selain itu, efektivitas dari jenis obat-obatan dalam membantu mencegah serta mengobati penyakit malaria semuanya tergantung dari resistensi obat dari jenis parasit malaria yang ada di daerah dimana malaria tersebut muncuk.
  3. Jika Anda melakukan bepergian pada daerah yang rentan akan penyakit malaria, maka sangat penting untuk minum obat pencegah dan juga mengikuti jadwal dari minum obat dengan teratur dan tepat. Dan sebagian besar mereka yang mengalami infeksi penyakit malaria yang tidak minum obat pencegah malaria atau tidak mengikuti jadwal minum obat dengan dosis yang tepat dan benar.
  4. Untuk wanita yang sedang hamil, maka mereka harus melakukan konsultasi mengenai jenis obat-obatan yang hendak diminum dengan dokter kandungan mereka.

Cara Menghindari Malaria

  1. Menghindari gigitan nyamuk Anopheles dengan memakai kelambu, krim oles anti nyamuk, dan mengaktifkan obat nyamuk.
  2. Memakai pakaian yang dapat menutupi badan dari mata kaki hingga pergelangan tangan
  3. Menjauhkan kandang ternak dari rumah
  4. Menghindari berada diluar rumah pada malam hari
  5. Membersihkan lingkungan seperti selokan, kebun, taman, dan sebagainya
  6. Melipat kain-kain yang bergantungan
  7. Mengalirkan air tergenang
  8. Menimbun lubang, kubangan, dan cekungan tanah yang dapat menampung air.

Obat Malaria Alami

Bahan-Bahan obat malaria :

– 30 gram daun pare segar
– 20 gram daun sambiloto segar
– 25 gram temulawak
– 1 sendok makan madu

Cara Pemakaian obat malaria  :

– Cuci bersih semua bahan
– Lalu temulawak di iris-iris
– Kemudian rebus dengan 600cc air hingga tersisa setengahnya
– Setelah itu saring dan tambahkan madu
– Minum 2 kali sehari masing-masing 150cc

Penanganan Malaria

Cara Pemesanan Obat Malaria
Obat Alami, Tradisional & Herbal Malaria, Untuk membantu Pengobatan Penyakit Malaria

Harga 1 Botol Obat Malaria Isi 80 Kapsul per botol = Rp.95.000,-/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Malaria, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

 


=====================================

>>> Obat Alami, Tradisional & Herbal Malaria, Untuk Membantu Pengobatan Penyakit Malaria, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Malaria and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>