Obat Malaria Herbal

Obat Malaria HerbalPenyakit Malaria merupakan salah satu penyakit parasit menular dan mewabah yang banyak diderita masyarakat di wilayah tropis dan subtropis, terutama di daerah berawa. Dalam kondisi parah, penyakit ini dapat menelan korban jiwa.

 Obat Malaria Herbal

Obat Malaria Herbal

Penyebab Malaria

Infeksi protozoa dari jenis Plasmodium yang bersarang dalam sel darah merah. Ada 4 jenis Plasmodium yang menginfeksi, yaitu :

  • Plasmodium falcifarum
  • Plasmodium vivax
  • Plasmodium malariae
  • Plasmodioum ovale

Semuanya ditularkan kepada manusia melalui media (perantara) nyamuk Anopheles betina

Gejala dan Tanda-Tanda Malaria

Gejala utamanya adalah demam yang terbagi dalam 3 stadium, yaitu :

1. Stadium Pertama

Diawali dengan kedinginan dan menggigil sekitar 1 jam walaupun suhu badan naik dan disertai sakit kepala

2. Stadium Kedua

Berupa rasa panas dan demam memuncak dengan temperatur tubuh dapat mencapai 41º C

3. Stadium Ketiga

Berkeringat banyak, lemah, dan suhu badan menurun

Cara Mencegah Malaria

  1. Jaga kebersihan lingkungan untuk menghindari keberadaan sarang nyamuk
  2. Hindari gigitan nyamuk dengan memakai obat nyamuk dan tidur memakai kelambu
  3. Jika akan bepergian ke daerah endemik malaria, sebaiknya minum obat antimalaria 2 minggu sebelum berangkat dan setelahnya.

Stadium Penyakit Malaria

Serangan penyakit malaria biasanya akan berlangsung selama 6-10 jam dan biasanya terdiri dari 3 stadium :

  1. Stadium dingin
    Pada stadium ini biasanya gejala yang muncul diawali dengan menggigil dan perasaan tubuh yang sangat dingin. Gigi sampai gemeretak dan penderita biasanya akan menutup tubuhnya dengan menggunakan bahan-bahan yang tebal dan nadi cepat namun lemah. Selain itu, pada stadium ini gejala yang muncul adalah bibir serta jari jemari yang akan berubah menjadi agak kebiru-biruan dan kulit berubah menjadi kering serta berubah menjadi pucat. Kemungkinan penderita akan mengalami muntah dan pada anak-anak akan mengalami kekejangan. Biasanya pada stadium ini gejala akan berlangsung paling tidak selama 15 menit dan sampai 1 jam.
  2. Stadium demam
    Jika gejala kedinginan atau menggigil sudah dilewati, pada stadium demam ini penderita biasanya akan merasakan kepanasan, mukanya akan berubah merah, kulit yang kering dan terasa seperti terbakar, sakit kepala, serta kemungkinan terjadi muntah dengan frekuensi yang sering. Selain itu juga nadi yang akan berubah menjadi kuat lagi. Biasanya penderita juga akan merasa haus dan suhu tubuh bisa mencapai 41 derajat celcius. Pada stadium demam ini biasanya akan berlangsung antara 2-4 jam. Demam yang diakibatkan karena skizon darah yang pecah yang sudah matang dan juga diakibatkan karena merozoit yang masuk ke aliran darah.
    Pada kasus P. Vivax dan P. Ovale skizon-skizon dalam setiap generasi biasanya akan berubah menjadi matang dalam setiap 48 jam sekali hingga demam muncul paling tidak setiap 3 hari terhitung dimulai dari serangan demam yang sebelumnya terjadi.
  3. Stadium berkeringat
    Pada stadium ini, biasanya penderita akan merasakan keringat yang keluar dengan jumlah yang banyak sampai tempat tidurnya bahkan basah. Suhu tubuh si penderita biasanya akan berubah meningkat dan terkadang beradang dibawah suhu yang normal. Penderita masih bisa tidur nyenyak, namun saat bangun tubuhnya terasa lemas namun tidak terdapat gejala yang lainnya. Biasanya gejala stadium berkeringat ini akan berlangsung sekitar 2-4 jam.

Hal yang harus diketahui adalah tidak semua penderita akan merasakan gejala yang sama. Semua tergantung dari penyebab malaria yang dialaminya. Misalnya adalah tergantuung dari jenis spesies parasit serta usia si penderita, gejala klinis yang berat biasanya akan terjadi pada kasus malaria tropika yang diakibatkan karena Plasmodium falciparum. Hal ini baisanya diakibatkan karena kecenderungan pada parasit misalnya dalam bentuk trofozoit dan skizon untuk bisa berkumpul di dalam pembuluh darah organ tubuh misalnya adalah seperti hati, ginjal, otak yang pada akhirnya mengakibakan pembuluh darah mengalami sumbatan pada organ-organ tubuh yang diserang.

Gejala dalam bentuk hilangnya kesadara, kekejangan dan ginjal yang tidak berfungsi dengan baik juga bisa terjadi. Kasus kematian yang diakibatkan karena penyakit malaria juga banyak terjadi. Dan terkadang gejala-gejala mirip seperti penyakit kolera atau penyakit disentri. Selain itu black water fever adalah salah satu bentuk gejala yang serius dengan munculnya hemoglobin di dalam air seni yang membuat air seni berubah menjadi warna merah tua atau bahkan hitam.

Obat Malaria Herbal

1. Obat Malaria Herbal Pertama

Bahan-Bahan :

– 60 gram qing hao (Herba Artemisia annua)

Cara Pemakaian :

– Bahan di cuci bersih
– Lalu rebus dengan 800 cc air hingga tersisa setengahnya
– Kemudian di saring dan diminum
– Masing-masing 200cc
– Lakukan 2 kali sehari

2. Obat Malaria Herbal Kedua

Bahan-Bahan :

– 2 jari batang brotowali
– 60 gram daun pepaya
– 20 gram temu hitam
– 1 sendok madu

Cara Pemakaian :

– Semua bahan di cuci bersih
– Lalu dipotong-potong sesuai selera
– Kemudian rebus dengan 800cc air hingga tersisa 400cc
– Setelah itu disaring dan tambahkan madu
– Minum 2 kali sehari masing-masing 200cc

3. Obat Malaria Herbal Ketiga

Bahan-Bahan :

– 10 gram akar gigil/chang san (Radix Dichroa febrifuga)

Cara Pemakaian :

– Bahan dicuci sampai bersih
– Kemudian rebus dengan 600cc hingga tersisa 200cc
– Lalu saring dan minum
– Lakukan 2 kali sehari

 Obat Malaria Herbal

Cara Pemesanan Obat Malaria
Obat Alami, Tradisional & Herbal Malaria, Untuk membantu Pengobatan Penyakit Malaria

Harga 1 Botol Obat Malaria Isi 80 Kapsul per botol = Rp.95.000,-/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Malaria, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Obat Alami, Tradisional & Herbal Malaria, Untuk Membantu Pengobatan Penyakit Malaria, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Malaria and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>